Halaman

Jumat, 26 Juli 2013

BENARKAH PENYAKIT-PENYAKIT AUTOIMUN TIDAK BISA DISEMBUHKAN?




Apakah Penyakit AutoimunBisa Sembuh?




TANYA:
 Saya mempunyai anak perempuan (anak pertama) lahir pada tanggal 28 Oktober 1997. Anak saya mempunyai penyakit keturunan yaitu asma, yang diketahui sejak umur 18 bulan. Asma ini berasal (kira kira) dari ibunya 90% dan dari saya bapaknya 10%. Pada bulan Maret 2007 anak saya pucat sekali (muka kuning, bibir putih, telapak tangan dan kaki pucat), kemudian kita putuskan dibawa/dirawat ke RS.

Dari hasil pemeriksaan di RS tersebut menunjukkan bahwa hasil USG anak saya ada gangguan di Hati dan empedu. Cek darah, HB-nya rendah dan akhirnya dokter di RS tersebut memvonis, bahwa anak saya penderita "AIHA" (AUTOIMMUNE HEMOLITYC AQUIRED). Pada Maret 2007 ditransfusi 7 kantong darah, Maret 2008 12 kantong darah ((HB 2.2) April 2009, 4 kantong darah (DB dan HB 5.0) dan sekarang Agutus 2009, 4 kantong darah (HB 4.2). Darah yang ditransfusikan adalah darah yang diambil dari PMI dengan status DARAH CUCI. (jika bukan darah cuci, suhu badan bisa mencapai 41-42 derajat). Yang ingin saya tanyakan : Apakah AIHA bisa disembuhkan? Apakah Somerol hanya satu satunya obat penecegahan dari hemolityc? Apakah efek samping Someral tersebut? Bagaimana pencegahan (menimalisir) efek samping tersebut? Adakah obat lain (herbal) untuk penyembuhan, khususnya hati dan empedu tersebut? Adakah saran lain? Atas perhatian diucapkan terima kasih.

JAWAB:
Berikut jawaban saya terhadap pertanyaan yang Anda ajukan.
 Semua penyakit yang tergolong autoimmune tidak bisa disembuhkan. Penyakitnya sendiri berada di dalam darah yang mengalami perubahan sifat. Ada zat yang merusakan sel darahnya sendiri. Sedang sel darah terus dibentuk setiap kali habis umurnya. Obat yang Anda sebut itu tergolong corticosteroid yang kerjanya untuk meredam reaksi autoimmune di dalam tubuh. Hanya itu yang mungkin dilakukan pada kasus autoimmune, selain ada juga jenis obat golongan lain untuk maksud yang sama. Saya tidak boleh menyebutkannya di ruang ini. Ya, setiap obat tentu ada efek samping. Tergantung seberapa masalah dan mudaratnya, maka secara demikian pilihan obat dotetapkan. Jika mudaratnya, maka secara demikian pilihan obat dotetapkan. Jika mudaratnya lebih kecil dibanding masalahnya, maka obat dipilih. Ya, efek samping tak bisa dicegah atau diminimalisasikan.jadi, sistem imunnya yang sebaiknya ditenangkan, saat ini ada sebuah terobosan terbaik dalam dunia medis yaitu TRANSFER FACTOR,

Apa itu TRANSFER FACTOR?

Adalah molekul pintar yg ditemukan oleh Prof dr Sherwood Lawrence pd thn 1949,
yang mana bisa berfungsi utk mningkatkan sistem kekebalan tubuh hingga 437%.
keunikan Transfer factor adalah :
1 Dipatenkan dan diakui Dunia
2 Terdaftar dalam PDR (Physician desk Refference) atau buku rujukan resep para dokter.
3 Aman bagi bayi baru lahir hingga manula,juga utk ibu hamil.
4 yang terbaik utk org sehat maupun sakit hingga stadium lanjut sekalipun.



Fungsi TF (Transfer Factor) dalam tubuh :
mampu mendidik sistem imun, agar dpt mngenali segala macam Virus,Kuman,parasit,bakteri,jamur dll, juga mampu mngaktifkan NK Cell (sistem imun) utk menyerang sel2 jahat contohnya Kanker,tumor dan penyakit lainnya.
satu lagi..TF bisa menenangkan sistem imun agar berada dalam keadaan standby, tidak under active atau autoimun, yg jelas tentunya bisa mngakibatkan penyakit2 autoimun seperti; Alergi,Lupus,eksim,asam urat dll.

Transfer Factor diproduksi dari susu awal sapi yg diambil dari colostrum tapi tanpa IGg( Anti body hewan) jadi jelas tidak mnyebabkan alergi, juga diambil dari inti kuning telur ayam.

menurut Penelitian dan uji KlinisJeunesse inc institute of Longevity medicine California USA, Transfer factor30x lebih kuat dari :
Spirulina
Royal jelly
Alfalfa
Green tea
Wheat grass
Ginko
Gotu gola
grape seed
Maca
Ginseng
Chlorella
Chlorophyl
Bee Propolis

Nah ada 3 pokok kehebatan Transfer Factor yg tidak dimiliki product lain
1 mengenali/mendidik sistem imun agar tau mana musuh mana lawan.
2 merangsang keaktifan imun kita utk berkeliling dlm tubuh dan mencari lalu membasmi penyakit.
3 menenangkan sistem imun agar tidak terlalu lemah dan terlalu aktif, jika sistem imun kita terlalu aktif akan timbul penyakit yg disebut autoimun.. dimana sistem kekebalan tubuh menyerang dirinya sendiri, dan hasilnya tentu penyakit2 seperti :
Lupus,alergi,tyroid,anemia,addison,diabetes tipe 1, radang sendi,eksim,multiple sclerosis, miningitis dll.
penyakit2 akibat lemah imun yaitu :
Kanker,tumor,tifus,demam berdarah,HIV/aids dll

oleh sebab itu segera beri Transfer factor utk keluarga tercinta,krn aman dan terbaik utk bayi usia 1 hari sekalipun hingga manula..baik sehat maupun sakit stadium lanjut. dan untuk lebih jelas tentang produk ini, silahkan untuk menghubungi saya :

Bambang Chaerudin
085814776555
Pin BB 3166F252

Kamis, 25 Juli 2013

JENIS-JENIS PENYAKIT YANG TIDAK BISA DISEMBUHKAN

PENYAKIT AUTOIMUN ITU APA ?

Sadarkah kita bahwa ada banyak jenis penyakit yang tidak bisa disembuhkan?

Penyakit apa sajakah itu?

Apa penyebabnya?

Bisakah dicegah?

Penyakit autoimun  sering disebut juga dengan penyakit arthritis yang kronis, penyakit sistemik yang mempengaruhi seluruh tubuh ini disebabkan oleh serangan oleh sistem kekebalan tubuh orang itu sendiri pada bagian tubuh tertentunya., jadi lebih jelasnya, penyakit autoimun adalah penyakit dimana sistem kekebalan tubuh manusia menyerang dirinya sendiri,karena sistem kekebalan tubuh tersebut terlalu aktif dan naif atau tidak terdidik dengan baik.
 Penyakit ini menyebabkan banyak peradangan dan penghancuran sel-sel dalam jaringan yang mereka serang. Penghancuran ini memiliki konsekuensi kesehatan yang sangat serius. . Beberapa arthritis lebih-umum penyakit autoimun-arthritis, alergi,asam urat, sinusitis,Psoriasis, Miningitis, Sindrom Sjögren, lupus eritematosus sistemik, dan multiple sclerosis-berhubungan dengan gejala mata yang serius.
Sebagian besar penyakit autoimun adalah gender-terkait dan biasanya jauh lebih umum pada wanita. Misalnya, dari satu juta atau lebih penderita Sjögren di Amerika Serikat, 90% adalah perempuan. (Lain dari penyakit autoimun, tipe-1 atau insulin-dependent diabetes, menyebabkan komplikasi pada mata, melainkan ditutupi terpisah sebagai diabetic retinopathy.)


 Photo: Penyakit2 Autoimun hanya bisa disembuhkan oleh Transfer Factor., penyakit autoimun jenisnya adalah : Psoriasis,autisme,alergi,asam urat, sinusitiis,miningitis,lupus, diabetes dll

Selain itu, gangguan autoimun dapat mempengaruhi satu atau lebih organ atau jaringan. Organ dan jaringan yang umumnya terkena oleh gangguan autoimun adalah sel darah merah, pembuluh darah, jaringan ikat, kelenjar endokrin seperti tiroid atau pankreas, otot, sendi, dan kulit.

Seseorang bisa memiliki lebih dari satu gangguan autoimun pada saat yang sama. Ada lebih 80 jenis penyakit akibat gangguan autoimun.

Berikut beberapa contoh penyakit karena serangan sistem imun tubuh sendiri : 

1. Hashimoto tiroiditis (gangguan kelenjar tiroid)

2. Pernicious anemia (penurunan sel darah merah yang terjadi ketika tubuh tidak dapat dengan baik menyerap vitamin B12 dari saluran pencernaan)

3. Penyakit Addison (penyakit yang terjadi ketika kelenjar adrenal tidak memproduksi cukup hormon)

4. Diabetes tipe I

5. Rheumatoid arthritis (radang sendi)

6. Systemic lupus erythematosus (SLE atau gangguan autoimun kronis, yang mempengaruhi kulit, sendi, ginjal dan organ lainnya)

7. Dermatomyositis (penyakit otot yang dicirikan dengan radang dan ruam kulit)

8. Sjorgen sindrom (kelainan autoimun dimana kelenjar yang memproduksi air mata

9. Multiple sclerosis (gangguan autoimun yang mempengaruhi otak dan sistem saraf pusat tulang belakang)

10. Myasthenia gravis (gangguan neuromuskuler yang melibatkan otot dan saraf)

11. Reactive arthritis (peradangan sendi, saluran kencing dan mata)

12. Penyakit Grave (gangguan autoimun yang mengarah ke kelenjar tiroid hiperaktif)


Gejala gangguan autoimmune sangat bervariasi dan tergantung pada penyakit tertentu. Gejala yang umum adalah pusing, kelelahan, sakit, dan demam kelas rendah.

Sampai saat ini, ilmu kedokteran tidak mengenal cara untuk mencegah penyakit autoimun, satu-satunya cara mencegah sekaligus menyembuhkan penyakit autoimun adalah dengan menenangkan sistem kekebalan tubuh,

BAGAIMANA CARANYA?

 

.Anda wajib mengkonsumsi TRANSFER FACTOR, yaitu sebuah terobosan terbaik didunia dalam hal peningkatan dan pengendalian sistem imun tubuh manusia. untuk lebih jelasnya anda bisa menghubungi:

Bambang Chaerudin

085814776555

Pin BB 3166F252

Nah ada 3 pokok kehebatan Transfer Factor yg tidak dimiliki product lain

1 mengenali/mendidik sistem imun agar tau mana musuh mana lawan.
2 merangsang keaktifan imun kita utk berkeliling dlm tubuh dan mencari lalu membasmi penyakit.
3 menenangkan sistem imun agar tidak terlalu lemah dan terlalu aktif, jika sistem imun kita terlalu aktif akan timbul penyakit yg disebut autoimun.. dimana sistem kekebalan tubuh menyerang dirinya sendiri, dan hasilnya tentu penyakit2 seperti :
Lupus,alergi,tyroid,anemia,addison,diabetes tipe 1, radang sendi,eksim,multiple sclerosis, miningitis dll.
penyakit2 akibat lemah imun yaitu :
Kanker,tumor,tifus,demam berdarah,HIV/aids dll

oleh sebab itu segera beri Transfer factor utk keluarga tercinta,krn aman dan terbaik utk bayi usia 1 hari sekalipun hingga manula..baik sehat maupun sakit stadium lanjut.
Photo 
hubungi saya sekarang juga untuk pemesanan Transfer factor, langsung dikirim kerumah/kantor anda.


Hubungi :

Bambang Chaerudin

085814776555

Pin BB 3166F252

Senin, 22 Juli 2013

PENYEBAB KANKER SERVIKS




Waspada, Inilah Penyebab Kanker Serviks!

penyebab kanker serviks
HPV sebagai Penyebab Kanker Serviks


Penyebab kanker leher rahim, atau disebut kanker serviks adalah infeksi Human Papilloma Virus (HPV).  Saat ini penelitian menunjukkan terdapat 138 jenis HPV  yang 40 di antaranya dapat ditularkan lewat hubungan seksual. 
Beberapa tipe HPV virus risiko rendah jarang menimbulkan kanker, sedangkan tipe yang  lain bersifat virus risiko tinggi.  Baik tipe risiko tinggi maupun tipe risiko  rendah dapat menyebabkan pertumbuhan abnormal pada sel tetapi pada  umumnya hanya HPV tipe risiko tinggi yang dapat memicu kanker.

Penelitian lebih lanjut mengemukakan bahwa lebih dari 90% kanker leher rahim disebabkan oleh tipe 16 dan 18. dan ternyata hanya asam amino sajalah yang membedakan antara HPV risiko tinggi dengan HPV risiko rendah. Asam amino tersebut adalah aspartat pada HPV risiko tinggi dan glisin pada HPV risiko rendah dan sedang (Gastout et al, 1996).  Dari kedua tipe ini HPV 16 sendiri menyebabkan lebih dari 50% kanker leher rahim. Seseorang yang sudah terkena infeksi HPV 16 memiliki resiko  kemungkinan terkena kanker leher rahim sebesar 5%.  Dinyatakan pula bahwa tidak terdapat perbedaan probabilitas terjadinya kanker serviks pada infeksi HPV-16 dan infeksi HPV-18 baik secara sendiri-sendiri maupun bersamaan (Bosch et al, 2002).  Akan tetapi sifat onkogenik HPV-18 lebih tinggi daripada HPV-16 yang dibuktikan pada sel kultur dimana transformasi HPV-18 adalah 5 kali lebih besar dibandingkan dengan HPV-16.

Selain itu, didapatkan pula bahwa respon imun pada HPV-18 dapat meningkatkan virulensi virus dimana mekanismenya belum jelas. HPV-16 berhubungan dengan skuamous cell carcinoma serviks sedangkan HPV-18 berhubungan dengan adenocarcinoma serviks.  Prognosis dari adenocarcinoma kanker serviks lebih buruk dibandingkan squamous cell carcinoma. Peran infeksi HPV sebagai faktor risiko mayor kanker serviks telah mendekati kesepakatan, tanpa mengecilkan arti faktor risiko minor seperti umur, paritas, aktivitas seksual dini/prilaku seksual, dan meroko, pil kontrasepsi, genetik, infeksi virus lain dan beberapa infeksi kronis lain pada serviks seperti klamidia trakomatis dan HSV-2 (Hacker, 2000).

Faktor yang Menjadi Penyebab Kanker Serviks


Menurut Diananda (2007), faktor yang mempengaruhi kanker serviks yaitu :
  • Usia > 35 tahun mempunyai risiko tinggi terhadap kanker leher rahim.  Semakin tua usia  seseorang, maka semakin meningkat risiko terjadinya kanker laher rahim.
  • Penggunaan antiseptik.  Kebiasaan pencucian vagina dengan menggunakan obat-obatan  antiseptik maupun deodoran akan mengakibatkan iritasi di serviks yang merangsang terjadinya kanker.
  • Usia pertama kali menikah. Menikah pada usia kurang 20 tahun dianggap terlalu muda untuk  melakukan hubungan seksual dan berisiko terkena kanker leher rahim 10-12 kali lebih besar daripada mereka yang menikah pada usia > 20 tahun. 
  • Wanita dengan aktivitas seksual yang tinggi, dan sering berganti-ganti pasangan.  Berganti-ganti pasangan akan memungkinkan tertularnya penyakit kelamin, salah satunya  Human Papilloma Virus (HPV).   Virus ini akan mengubah sel-sel di permukaan mukosa hingga membelah menjadi lebih banyak sehingga tidak terkendali sehingga menjadi kanker.
  • Riwayat penyakit kelamin seperti kutil genitalia.  Wanita yang terkena penyakit akibat hubungan seksual berisiko terkena virus HPV, karena virus HPV diduga sebagai penyebab utama terjadinya kanker leher rahim sehingga wanita yang mempunyai riwayat penyakit kelamin berisiko terkena kanker leher rahim.
  •  Wanita perokok memiliki risiko 2 kali lebih besar terkena kanker  serviks dibandingkan dengan wanita yang tidak merokok.  Penelitian menunjukkan, lendir serviks pada wanita  perokok mengandung nikotin dan zat-zat lainnya yang ada di dalam rokok.  Zat-zat tersebut akan menurunkan daya tahan serviks di samping meropakan ko-karsinogen infeksi virus.  Nikotin, mempermudah semua selaput lendir sel-sel tubuh bereaksi atau menjadi terangsang, baik pada mukosa tenggorokan,  paru-paru maupun serviks.  Namun tidak diketahui dengan pasti berapa banyak jumlah nikotin yang dikonsumsi yang bisa menjadi penyebab kanker serviksini.
  • Paritas (jumlah kelahiran).  Semakin tinggi risiko pada wanita dengan banyak anak, apalagi dengan jarak persalinan yang terlalu pendek. Dari berbagai literatur yang ada, seorang perempuan yang sering melahirkan (banyak anak) termasuk golongan risiko tinggi untuk terkena penyakit kanker leher rahim.  Dengan seringnya seorang ibu melahirkan, maka akan berdampak pada seringnya terjadi perlukaan di organ reproduksinya yang akhirnya dampak dari luka tersebut akan memudahkan timbulnya  Human  Papilloma Virus  (HPV) sebagai penyebab terjadinya penyakit kanker leher rahim.
  • Penggunaan kontrasepsi oral dalam jangka waktu lama.  Penggunaan kontrasepsi oral yang dipakai dalam jangka lama yaitu lebih dari 4 tahun dapat meningkatkan risiko kanker leher rahim 1,5-2,5 kali.  Kontrasepsi oral mungkin dapat meningkatkan risiko kanker leher rahim karena jaringan leher rahim merupakan salah satu sasaran yang disukai oleh hormon steroid perempuan. 
nah itulah penjelasan tentang kanker Serviks, untuk pencegahan tentunya wajib kita mengkonsumsi Transfer factor, juga untuk penyembuhannya .

penjelasan tentang Transfer factor:

Bambang Chaerudin
085814776555
Pin BB 3166F252

Rabu, 17 Juli 2013

TUJUH PENYAKIT BERBAHAYA AKIBAT CIUMAN





Tujuh Penyakit Yang Ditularkan Melalui  Ciuman


Ciuman, Semua orang tentu menyukai aktifitas yang satu ini, kegiatan unik dan menarik ini telah dilakukan manusia turun temurun sejak dahulu kala, 

sama seperti halnya pelukan jika dilakukan oleh pasangan yang saling menyayangi atau dilakukan pada anggota keluarga, misalnya dari ibu ke anaknya akan memberikan dampak yang positif bagi kesehatan seperti meningkatkan metabolisme dan menurunkan tingkat stres. Tetapi apakah kita tau bahwa ciuman juga bisa menularkan penyakit? jika salah satu pasangan menderita penyakit tertentu yang dapat menular lewat ciuman, maka tentu saja dapat menularkannya kepada pasangannya.
Virus, bakteri dan jamur dapat menular melalui air liur, darah dan kontak kulit apalagi apabila tubuh sedang dalam kondisi tidak fit. Penyakit yang dapat ditularkan lewat ciuman diantaranya:

1. Glandular fever

juga dikenal sebagai kissing disease. Glandular fever adalah istilah umum untuk infeksi virus yang disebut infeksi mononukleosis, yang disebabkan oleh virus Epstein-Barr. Virus ini menyebar melalui air liur dan infeksi melalui kontak kulit.

2.Batuk dan Flu

bakteri dan virus yang menjadi penyebab batuk dan flu dapat menular melalui cairan maupun kontak langsung melalui hidung, tenggorokan, mulut dan melalui udara.

3. Hepatitis dan HIV

 Hepatitis B Virus dan HIV  diketahui menular melalui darah dan infeksi menular seksual. Virus-virus ini dapat ditemukan dalam air liur. Meskipun kehadiran HIV dalam air liur, tidak pernah ada laporan penularan HIV melalui rute ini. Sebaliknya, penularan virus hepatitis B melalui air liur telah didokumentasikan dengan baik, begitu juga hepatitis A dan C.

4. Kutil

Kutil di dalam mulut dapat menyebar melalui ciuman, terutama jika sebelumnya ada daerah yang mengalami trauma atau luka.

5. Herpes

Herpes simplex virus termasuk keluarganya Epstein-Barr dan cacar air sangat mudah menular terutama apabila lesinya baru terbentuk atau sudah pecah dan mengeluarkan cairan. Herpes bisa menyebar melalui kontak langsung saat berciuman, tetesan air liur dan melalui udara bahkan ketika herpes itu telah sembuh..


6. Penyakit meningokokus

Ini adalah kondisi yang berpotensi mengancam jiwa yang meliputi meningitis, radang selaput (meninges) yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang, dan septikemia. Bakteri ini dapat ditularkan baik melalui kontak langsung atau melalui tetesan liur.

7. Infeksi gusi dan sariawan

orang dengan sistem imun yang menurun dapat lebih mudah terinfeksi bakteri dan jamur dari pasangannya terlebih jika pasangannya sedang dalam pengobatan antibotik karena pengobatan antibiotik dapat menyebabkan jamur candida yang berkembang.
Air liur merupakan salah satu sistem pertahanan tubuh. Saat seseorang dehidrasi, bakteri dalam mulut dapat berkembang hingga 4 kali lipat dari normal sehingga berpotensi menularkan penyakit. Jadi selalu jaga kebersihan mulut supaya aman dari penyakit-penyakit tersebut.

Nah, bagaimana? bagaimana jika sistem kekebalan tubuh anda atau pasangan anda sedang menurun?. tentunya lebih riskan tertular penyakit berbahaya bukan?

tapi itu sebuah kekhawatiran jauh sebelum ditemukannya TRANSFER FACTOR, para ahli kesehatan dunia mengakui bahwa ini adalah sebuah terobosan terbaik dalam bidang teknologi kesehatan karena dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh manusia hingga 437%.

Dr. Darryl See. MD adalah seorang ahli kesehatan WHO ( world health organisation) menyatakan , bahwa belum pernah ada sejenis herbal atau suplemen yang bisa meningkatkan sistem imun seperti Transfer factor ini.
mulai sekarang perkenalkanlah Transfer factor ke keluarga kita,agar keluarga sehat dan bahagia. Bagaimana caranya? hubungi :

Bambang Chaerudin
085814776555
Pin BB 3166F252



Minggu, 14 Juli 2013

TADINYA DIKIRA HAMIL, TERNYATA ADALAH KANKER


TERNYATA BUKAN HAMIL,TAPI KANKER




Ketika hamil, tubuh wanita mengalami perubahan fisik dan hormonal. Hal itu juga dialami oleh seorang wanita di Inggris. Namun yang ganjil, pasangannya sedang tugas sebagai tentara berbulan-bulan lamanya. Belakangan baru diketahui ternyata dia tidak sedang hamil, melainkan kena kanker.

Awalnya Frankie Wedgewood (22 tahun) menderita sakit perut dan setelah diperiksa dokter didagnosis hamil. Sebelumnya dia telah memiliki anak pertama yang dilahirkan pada bulan September 2011 lalu. Anehnya, pasangannya, Will Fisher (25), sudah berbulan-bulan tak pulang karena bertugas sebagai tentara.

http://www.yorkpress.co.uk/resources/images/2364573.jpg?type=articleLandscape
"Saya tahu saya tidak hamil karena tunangan saya adalah tentara dan sedang pergi bertugas, jadi mustahil. Pada awalnya dokter menduga saya mengalami kehamilan ektopik, tapi hasil pemeriksaan tidak menunjukkan demikian. Saya bingung, saya tidak tahu apa yang sedang terjadi. Saya kemudian dipindahkan untuk pemeriksaan lebih lanjut," jelas Frankie seperti dilansir Daily Mail,

Wanita yang tinggal di North Yorkshire, Inggris ini lalu dirujuk ke Sheffield Weston Park Hospital. Hasil pemeriksaan menemukan bahwa Frankie didiagnosis mengidap kanker langka yang menyaru gejala kehamilan. Dia terserang Koriokarsinoma, yaitu kanker yang tumbuh cepat dan berasal dari kehamilan.

Pada kanker jenis ini, sel kanker tumbuh menjadi sel-sel plasenta dan terus tumbuh bahkan setelah plasentanya diambil. Kanker jenis ini menghasilkan hormon kehamilan HCG yang mengakibatkan hasil tes kehamilan akan menunjukkan hasil bacaan yang positif padahal tidak sedang hamil.

Koriokarsinoma adalah jenis penyakit Gestational Trophoblastic Disease (GTD) yang tidak berkembang dari sel-sel rahim seperti kanker serviks atau kanker endometrium. Hanya sekitar 10 - 20 wanita di Inggris yang terserang penyakit ini setiap tahunnya.

Untungnya, kebanyakan kanker akibat GTD tidak masuk jauh ke dalam jaringan tubuh atau menyebar ke bagian tubuh lainnya. Semua bentuk GTD dapat diobati dan pada kebanyakan kasus dapat disembuhkan sepenuhnya. Maka sejak bulan Maret 2012 lalu, Frankie dirawat di unit kanker bersama anak pertamanya.

"Salah satu efek samping kemoterapi adalah semua rambut saya rontok, tapi hal itu tidak begitu mengganggu karena saya pikir saya bisa mencoba banyak wig dan gaya rambut yang berbeda. Hal yang paling menjengkelkan adalah menggambar alis saya setiap pagi," kenang Frankie.

Kini Frankie tengah berupaya menyelesaikan pengobatannya sambil dipantau oleh Weston Park Hospital. Rencananya, dia akan segera kembali ke rumah sakit tersebut untuk menjalani check up. Menurut Frankie, para perawat di sana baik dan meminta segera menghubungi kalau ada masalah atau pertanyaan.


Dari kisah diatas kita tentunya turut prihatin atas apa yang terjadi pada diri Frankie, dan mungkin juga bisa terjadi juga kepada wanita di Indonesia, nah oleh sebab itu wajib kiranya kita mencegah kanker dengan

 TRANSFER FACTOR.

Yaitu molekul pendidik sistem imun, yang mana bisa memberi informasi tentang kanker kepada sistem kekebalan tubuh kita, luar biasa bukan?Nah bagaimana dan apa itu Transfer factor? 


HUBUNGI SAYA SEGERA..

Bambang Chaerudin
085814776555
Pin BB 3166F252



LIMA JENIS KANKER TERGANAS DIDUNIA


KANKER TERGANAS




Jika kita mendengar kata kanker…apa yang kita kemudian terlintas dalam pikiran kita?
Semua orang pastilah takut dengan jenis penyakit ini. Penyakit ini dikenal sangat ganas yang akan menyerang pertahanan tubuh manusia dengan sangat cepat. Di dunia, sudah diteliti ada seratus jenis lebih kanker.  masing masing nya disebabkan oleh hal yang berbeda beda. Mulai dari pencemaran bahan kimia,  virus, sampai dengan radiasi. Namun yang jelas selurus jenis kanker ini memiliki satu kesamaan. Yakni tumbuh dan berkembangnya sel yang abnormal.

Dari penuturan pihak Centers for Disease Control and Prevention (CDC), penyakit kanker merupakan penyebab kematian nomor dua di Amerika setelah penyakit jantung. Walaupun penyakit kanker tersebut sudah terdeteksi sejak dini dan di obati dengan teknologi yang sudah canggih. Penyakit ini masih saja tergolong sangat kuat dan merenggut nyawa si penderita nya.
Dan kanker dikenal sebagai penyakit yang sangat mematikan dan sangat sulit di sembuhkan. Pengobatan yang dilakukan sebagian besar hanya untuk memperlambat laju pertumbuhan kanker tersebut saja. Lalu, apakah anda tahu jenis kanker apa saja yang paling berbahaya?

Kanker paru-paru

Merupakan jenis kanker yang menjadi pembunuh nomor satu di Negeri Paman Sam ini. dan sebagian besar penyebab kanker paru paru ini adalah karena kebiasaan merokok dan menyerang manusia yang berusia sekitar 55-65 tahun. Ada dua jenis utama kanker yakni kanker sel paru besar dan kanker sel paru keci. Setiap tahun nya di perkirakan ada lebih dari 157.000 orang meninggal karena kanker paru-paru.

Kanker usus besar dan kangker rektum

jika kanker usus besar tumbuh di jaringan usus besar, kanker rektum akan menyerang organ usus besar beberapa sentimeter di dekat anus. Dan kanker ini di awalai dengan ada nya gumpalan kecil sel jinak atau polip yang kemudian berkembang menjadi kanker. Diperkirakan kanker ini telah membunuh lebih dari 51.000 orang pada tahun 2010.

Kanker payudara

Jelas kanker jenis ini sangat di takuti oleh kaum wanita. Dan merupakan kanker populer nomor dua di Amerika Serikat sebelum kanker kulit. Walaupun begitu, kanker payudara juga dapat menyerang kaum pria. Dari data yang tercatat, terdapat hampir 2.000 kanker payudara yang telah menyerang kaum pria hingga tahun 2008. Dan hampir 40.000 orang yang diperkirakan meninggal akibat kanker payudara pada tahun 2010 silam.

Kanker prostat

Di dunia, kanker prostat merupakan penyebab utama kedua kematian pria. Setelah kanker paru paru. Pertumbuhan kanker ini hanya perlahan lahan di kelenjar prostat di penderita. Beberapa jenis kanker prostas masih mudah diobati. Namun, ada juga jenis kanker prostat lainnya yang lebih agresif dan menyebar lebih cepat. Kanker prostat diperkirakan membunuh sekitar 32.000 orang pada tahun 2010.

Leukemia

Pasti diantara anda sudah sangat familiar dengan jenis kanker jenis satu ini. kanker ini akan menyerang darah dan juga menyerang semua jaringan tubuh yang membentuk darah. Seperti susum tulang belakang dan juga jaringan sistem limfatik. Yang nantinya akan mempengaruhi hasil produksi darah dalah tubuh manusia. Sehingga jumlah sel darah putih jauh lebih banyak di bandingkan dengan sel darah merah. Pengelompokan jenis kanker leukimia di dasarkan kepada seberapa cepat peyakit ini menyebar. Dan mempengaruhi sel sel apa saja. Jenis terparah adalah myelogenous, merupakan kanker darah paling ganas dan membunuh 41.714 orang pada tahun 2003 hingga 2007.

Namun,semua jenis kanker diatas dapat diatasi dan disembuhkan hanya dengan sistem imun tubuh yang kuat, dan kini dunia sudah memiliki sebuah penemuan terhebat dalam sejarah, yaitu 

TRANSFER FACTOR

Transfer Factor dapat meningkatkan sistem imun hingga 437%, dan jelas mampu meningkatkan TNF alpha guna menyerang sel kanker hingga habis dan mati. 

dan seganas apapun kanker yang ada didunia ini, hanya bisa disembuhkan dengan imun tubuh yang dikuatkan oleh TRANSFER FACTOR.


Sabtu, 13 Juli 2013

APA YANG TERBAIK UNTUK KANKER

PRODUK KESEHATAN TERBAIK UNTUK KANKER




Penyakit yang sering dianggap sebagai lonceng kematian ini sering membuat banyak orang ketakutan. Padahal, meski kanker adalah penyakit yang sangat serius, kemajuan ilmu kedokteran dan pengobatan, menjadikan angka kematian akibat kanker terus menurun. terbukti dengan masuknya era sistem imun pada jaman ini. Dengan hasil penelitian sejak than 1949, kini telah ada sebuah molekul ajaib yang diakui dunia kesehatan sebagai obat dari semua penyakit, karena dapat meningkatkan system kekebalan tubuh hingga 437%.

Molekul itu dinamakan TRANSFER FACTOR




Transfer factor adalah sebuah terobosan terbaik dan generasi baru yang secara selektif mematikan sel kanker tanpa merusak sel sehat terus dikembangkan. Obat tersebut disebut juga dengan terapi sasaran (targeted therapy).

Menurut Dr.Aru Sudoyo, pakar hematologi-onkologi medik, obat yang dipakai dalam terapi sasaran sangat berkontribusi meningkatkan usia harapan hidup pasien kanker stadium lanjut.




Generasi baru dalam immune system



Para ilmuwan saat ini telah berhasil  mengembangkan Transfer factor sebagai  sasaran generasi baru yang lebih efektif dan mampu meningkatkan harapan hidup dan kualitas hidup pasien kanker.

"Obat-obatan sebelumnya yang telah ada didunia adalah terapi yang bukan untuk melenyapkan sel kanker, tetapi menjadikan kanker sebagai penyakit kronik seperti halnya hipertensi atau diabetes yang bisa dikontrol dengan obat," kata Aru.

Menurut dr.Arya Wibitomo, Head of Medical Affairs PT.Roche Indonesia, saat ini yang menjadi fokus penelitian para ahli adalah mencari obat terapi target yang bisa bekerja tanpa kemoterapi.

"Saat ini pasien kanker diberikan dua obat, obat kemoterapi dan terapi sasaran. Nantinya cukup dalam satu sediaan obat dengan efek samping minimal," kata Arya.

Satu-satunya didunia ini yang terbaik dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh adalah TRANSFER FACTOR ,tugasnya adalah  merangsang sistem kekebalan tubuh alamiah yang secara khusus menyerang sel kanker. Pertumbuhan sel-sel darah yang memasok oksigen dan zat gizi ke sel kanker juga akan dihambat sehingga sel kanker menjadi kecil dan mati.

Obat-obatan terapi sasaran memang masih cukup mahal. Sebagai ilustrasi, untuk satu siklus pengobatan kanker yang digabungkan dengan kemoterapi, membutuhkan biaya antara 40-50 juta rupiah.
Sedangkan Transfer factor trifactor formula hanya 54O ribu, dan Transfer Factor plus hanya 728ribu.
Transfer factor juga bisa diberikan pada tumor padat seperti kanker paru, payudara, kolorektal, ginjal, dan otak. Sedangkan Obat-obatan terapi sasaran lainnya biasanya menyebabkan efek samping naiknya tekanan darah., nah jelaskan Transfer factor yang terbaik?